Skip to content
August 25, 2026
Trending Tags
hikmah jumat Alihsan Anyer RuliAlqodriMustafa dakwah Suryana Sudrajat puasa fariduddin attar takwa
AL-IHSAN ANYER

AL-IHSAN ANYER

Media Dakwah, Pendidikan & Pengetahuan Keislaman

  • PENDIDIKAN
  • SIRAH
  • KAJIAN ISLAM
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • TENTANG KAMI
  • PONPES AL-IHSAN

Breaking News

Manusia Memang Aneh : Patuh Minum Obat, Malas Berdo’a

Telinga : Keajaiban Kecil yang Mengajarkan Kita untuk Mendengar

Teriaklah, Sebab Diam Tidak Pernah Mengubah Apa-apa

Mujahirin: Ketika Dosa Bukan Lagi Disembunyikan, Tapi Dijadikan Konten

Menjaga Kehormatan di Tengah Kekurangan

Hijrah Itu Esensi, Bukan Sensasi

Fitnah Akhir Zaman : Ujian Iman di Tengah Kaburnya Kebenaran

Salah, Dosa, dan Jalan Pulang kepada Allah

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

  • Home
  • 2023
  • March
  • 2
  • Indahnya Beribadah di Malam Hari
  • HIKMAH JUMAT

Indahnya Beribadah di Malam Hari

On March 2, 2023
H. A. SURYANA SUDRAJAT

Malam merupakan saat-saat yang indah untuk beribadah. Namun tak berarti orang harus menjadi loyo karena menghidupkan malam.

“Anakku, kamu jangan lebih lemah dari seekor ayam jantan. Ia bisa berkokok menjelang subuh, sementara kamu masih endengkur.” Demikian nasihat Lukmanul Hakim kepada putranya, sebagaimana diriwayatkan Al-Hasan Al-Bashri.


Bagi para ahli ibadah, malam merupakan saat-saat yang bagus untuk menyaksikan keagungan dan kemuliaan Allah. Dan Allah pun memberi pujian kepada penggiat qiyamul lail atau sembahyang malam. “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; sedangkan pada dini hari memohon ampunan.” (Q.S. 51: 17-18). Menurur Al-Qasimi dalam kitab tafsirnya Mahasinut Ta’wil, hikmah diistimewakannya waktu menjelang subuh tak lain karena waktu itulah kesempatan yang paling senggang bagi manusia untuk mencari ‘embusan’ dzat Maha Pengasih dan kelembutan Dzat Yang Maha Suci. Saat itu, kata mufassir ini, melaksanakan ibadah memang terasa amat berat. Tetapi niat menjadi bersih, keinginan menggelora, ditambah amat dekatnya Allah Yang Maha Tinggi dan Yang Maha Kudus.


Pernah Al-Hasan ditanya seseorang: “Mengapa orang-orang yang melakukan sembahyang malam menjadi orang-orang yang berwujud paling bagus?” Ia pun menjawab, “Karena mereka menyendiri bersama Yang Maha Pengasih, kemudian menurunkan cahaya-Nya kpada mereka.” Ia juga pernah menyatakan, “Saya belum pernah menemukan sesuatu yang lebih berat dalam beribadat melebihi salat tengah malam.”


Tapi boleh jadi, lantaran terus begadang sebagian ahli ibadat menjadi loyo. Ada cerita dari Aisyah.ra. Suatu hari janda Rasulullah SAW ini melihat beberapa pemuda lewat. Langka mereka tampak lamban . “Siapa mereka?” tanya Aisyah kepada kawan-kawannya.


“Ahli ibadah,” mereka menjawab.
“Ah, kalian kan tahu Umari ibn Khattab,” katanya. “Dia itu kalau berjalan, langkahnya cepat . Kalau bicara suaranya lantang. Kalau memukul, keras. Kalau makan, kenyang. Padahal dia sebenar-benar ahli ibadah.”


Adapun Al-Hasan Al-Bashri, yang kita kutip, merupakan generasi tabi’in (pasca Sahabat) yang lahir di Madinah pada 21 H./642 M. Ia putra Abul Hasan, orang asal Masian yang dibawa ke Madinah sebagai tawanan perang. Di sini Abul Hasan dipersaudarakan dengan Zaidibn Tsabit r.a. dan menkah dengan Khairah dari marga Umm Salamah r.a. dari perkawinan inilah Al-Hasan dilahirkan.


Setahun setelah perang Siffin (657), yang melibatkan Ali dan Mu’awiyah, Al-hasan dibawa keluarganya ke Wadi Al-Kura, lalu menetap di Basrah, kota kamp militer 80 km barat daya Teluk Persia. Selama tiga tahun Al-Hasan muda (670-673 M) terlibat dlam beberapa ekpedisi ke bagian timur Persia (Iran). Dalam waktu singkat, Basrah berkembang lebih dari sekadar pos militer, tapi juga pusat kegiatan keagamaan dan intelektual. Dan Al-Hasan menjadi tokoh sentralnya. Ia pun lebih masyhur dengan sebutan Al-Hasan Al-Bashri alias Al-Hasan orang Basrah. Lebih dari seorang yang terpelajar, meskipun pikiran-pikirannya tidak tersusun sistematis, Al-Hasan dknenal salih dan asketis (zuhud) dan punya kepribadian.


Kepada khalifah Abdul Malik, Al-Hasan, misalnya, pernah menulis: “Wahai Amirul Mukminin… Tirani dan ketidakadilan bukanlah ajaran Tuhan. Ajaran-Nya adalah perintahnya mengenai keadilan, kebajikan, dan menyantuni kepada yang paling dekat.”


KEtika Al-Hasan mangkat, 1 Rajab 110 H/10 Oktober 728, ia mendapat penghormatan penuh dari seluruh penduduk kota. Dilaporkan, di hari pemkamannya tidak seorang pun sembahyang asar di masjid Basrah. Semua mengiring jenazah.

H. A. SURYANA SUDRAJAT

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihsan Anyer, Serang, Banten.

Post Views: 1,155
In HIKMAH JUMAT

Post navigation

MEMAKNAI ISRA MIKRAJ
Selalu Ada Jalan bagi Orang yang Saleh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menjadi Mukmin yang Kuat dengan Imunisasi

On July 2, 2021July 2, 2021

Manusia Memang Aneh : Patuh Minum Obat, Malas Berdo’a

On August 21, 2026August 21, 2026

Telinga : Keajaiban Kecil yang Mengajarkan Kita untuk Mendengar

On August 14, 2026August 14, 2026

Teriaklah, Sebab Diam Tidak Pernah Mengubah Apa-apa

On August 7, 2026August 7, 2026

Mujahirin: Ketika Dosa Bukan Lagi Disembunyikan, Tapi Dijadikan Konten

On July 24, 2026July 24, 2026

Archives

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • November 2025
  • September 2025
  • May 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • December 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • January 2021

Categories

  • HIKMAH JUMAT
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • KAJIAN ISLAM
  • PENDIDIKAN
  • PONPES AL-IHSAN
  • PROMO
  • SIRAH
  • Uncategorized

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

You May Like

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Dunia Ini Untukmu, dan Kamu untuk Akhirat

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Ibunda Hajar dan Pesan Menyentuh  Ibrahim kepada Putranya  Isma’il

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Dua Balasan Surga untuk Orang Bertakwa

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Khalifah Ini Justru Miskin Setelah Berkuasa

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Empat Pilar Kemuliaan

  • HIKMAH JUMAT
H. A. SURYANA SUDRAJAT
On March 2, 2023

Menjadi Umat yang Unggul

28/04/2021- Foto-foto Kegiatan Serah Terima Bantuan dari Samora Group kepada Pondok Pesantren Al-Ihsan Anyar

https://www.youtube.com/watch?v=CgscUD4N-RU

Video Pendek Moderasi Beragama/Toleransi (Judul: "Akur")
Hak Cipta @ alihsananyer.com 2021