Skip to content
June 13, 2026
Trending Tags
hikmah jumat Alihsan Anyer Suryana Sudrajat dakwah RuliAlqodriMustafa puasa AkhirZaman MAULID NABI MUHAMMAD
AL-IHSAN ANYER

AL-IHSAN ANYER

Media Dakwah, Pendidikan & Pengetahuan Keislaman

  • PENDIDIKAN
  • SIRAH
  • KAJIAN ISLAM
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • TENTANG KAMI
  • PONPES AL-IHSAN

Breaking News

Fitnah Akhir Zaman : Ujian Iman di Tengah Kaburnya Kebenaran

Salah, Dosa, dan Jalan Pulang kepada Allah

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

Kisah Dua Sufi Perempuan

Dakwah Nabi dan Sikap Para Pembesar

Buya Hamka: Puasa adalah Proses Pendidikan Budi

 Marhaban, Ya Ramadan!

Kisah Fariduddin Attar tentang Perempuan dan Keindahannya

Dua Hari  TKA Berlangsung, Ini  Apa Kata Guru dan Peserta

  • Home
  • 2026
  • June
  • 12
  • Fitnah Akhir Zaman : Ujian Iman di Tengah Kaburnya Kebenaran
  • HIKMAH JUMAT

Fitnah Akhir Zaman : Ujian Iman di Tengah Kaburnya Kebenaran

On June 12, 2026June 12, 2026
Ruli Alqodri Mustafa

Dalam bahasa Arab, kata fitnah (الفتنة) memiliki makna yang luas. Secara etimologis, ia berasal dari kata “fatana” yang berarti “menguji” atau “memurnikan,” seperti proses memurnikan emas dengan api untuk mengetahui kadar keasliannya. Dalam Al-Qur’an, kata fitnah digunakan dalam berbagai konteks, seperti ujian, cobaan, godaan, bahkan juga bisa bermakna kesesatan atau kekacauan.

Adapun dalam konteks tulisan ini, fitnah yang dimaksud adalah ujian besar di akhir zaman yang mengaburkan antara kebenaran dan kebatilan, menggoyahkan keimanan, serta menjerumuskan manusia melalui tipu daya yang halus—baik melalui hawa nafsu (syahwat) maupun keraguan dalam berpikir (syubhat).

Di penghujung zaman, manusia dihadapkan pada gelombang ujian yang tidak hanya berat, tetapi juga membingungkan. Inilah yang dalam ajaran Islam dikenal sebagai fitnah akhir zaman —sebuah kondisi penuh cobaan, kekacauan, dan tipu daya yang mampu mengaburkan batas antara kebenaran dan kebatilan. Dalam situasi ini, keimanan seseorang tidak hanya diuji, tetapi bisa tergelincir dalam waktu yang sangat singkat.

Rasulullah Saw. telah mengingatkan tentang dahsyatnya fitnah ini dalam sebuah hadis: “Akan datang kepada manusia suatu zaman, seseorang di pagi hari dalam keadaan beriman, namun di sore hari menjadi kafir, atau di sore hari beriman dan di pagi hari menjadi kafir.”. (H.R. Muslim)

Hadis ini menggambarkan betapa cepatnya perubahan kondisi iman seseorang di akhir zaman. Bukan karena kurangnya pengetahuan semata, tetapi karena derasnya arus fitnah yang mempengaruhi hati dan pikiran.

Dua Wajah Fitnah : Syahwat dan Syubhat

Fitnah akhir zaman secara garis besar terbagi menjadi dua: fitnah syahwat dan fitnah syubhat.

Pertama, fitnah syahwat (godaan hawa nafsu). Fitnah ini berkaitan dengan dorongan untuk melakukan maksiat. Di era modern, bentuknya semakin beragam dan mudah diakses. Misalnya, kemudahan mengakses konten yang tidak pantas melalui gawai, gaya hidup hedonis yang dipromosikan di media sosial, hingga budaya instan yang menjauhkan manusia dari nilai kesabaran dan kerja keras.

Contoh sederhana, seseorang yang awalnya rajin beribadah, perlahan mulai meninggalkan shalat karena sibuk mengejar kesenangan dunia. Awalnya hanya menunda, lalu menjadi kebiasaan, hingga akhirnya meninggalkan sama sekali. Inilah bagaimana fitnah syahwat bekerja: perlahan, namun pasti.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengingatkan dalam Al-Qur’an: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak…” (Q.S. Ali Imran: 14)

Ayat ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap dunia adalah fitrah, namun jika tidak dikendalikan, ia bisa menjadi pintu masuk kehancuran iman.

Kedua, fitnah syubhat (kerancuan dan keraguan). Jika syahwat menyerang hawa nafsu, maka syubhat menyerang akal dan keyakinan. Ini adalah fitnah yang membuat seseorang ragu terhadap kebenaran ajaran Islam.

Di era informasi seperti sekarang, syubhat sangat mudah menyebar. Berita hoaks, opini yang menyesatkan, hingga pemikiran yang membungkus kebatilan dengan logika yang tampak ilmiah. Misalnya, ada yang meragukan keabsahan Al-Qur’an, atau mempertanyakan hukum-hukum Islam dengan dalih kebebasan dan modernitas.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Maka jika kamu dalam keraguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu…” (Q.S. Yunus: 94)

Ayat ini menegaskan pentingnya mencari rujukan yang benar ketika dilanda keraguan, bukan mengikuti asumsi atau hawa nafsu semata.

Kaburnya Batas Kebenaran

Salah satu ciri paling berbahaya dari fitnah akhir zaman adalah kaburnya batas antara yang benar dan yang salah. Kebatilan bisa terlihat indah, sementara kebenaran justru dianggap asing. Rasulullah Saw. bersabda: “Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing.” (H. R. Muslim)_

Di masa kini, orang yang berpegang teguh pada nilai-nilai agama sering dianggap kolot, sementara yang melanggar norma justru dipandang modern dan progresif. Inilah realitas yang menuntut keteguhan iman dan keberanian untuk tetap berada di jalan yang lurus.

Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, fitnah akhir zaman bisa hadir dalam bentuk yang sangat dekat:

  • Media sosial : Informasi yang belum tentu benar disebarkan tanpa verifikasi, menimbulkan kebencian dan perpecahan.
  • Lingkungan pergaulan : Tekanan untuk mengikuti gaya hidup yang bertentangan dengan nilai Islam.
  • Dunia kerja: Godaan untuk melakukan kecurangan demi keuntungan materi.
  • Pendidikan dan pemikiran: Masuknya ide-ide yang melemahkan akidah tanpa disadari.

Semua ini menunjukkan bahwa fitnah tidak selalu datang dalam bentuk yang jelas. Justru sering kali ia hadir dengan wajah yang menarik dan meyakinkan.

Menjaga Iman di Tengah Fitnah

Menghadapi fitnah akhir zaman membutuhkan kesadaran, ilmu, dan keteguhan hati. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memperkuat iman dan ibadah, terutama menjaga shalat dan membaca Al-Qur’an.
  • Menuntut ilmu agama dari sumber yang terpercaya.
  • Memilih lingkungan yang baik, karena lingkungan sangat mempengaruhi keimanan.
  • Berdoa kepada Allah agar diberikan keteguhan hati.

Rasulullah Saw. sering berdoa: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu”. (H.R. Tirmidzi)

Penutup

Fitnah akhir zaman adalah keniscayaan yang telah diperingatkan oleh Nabi. Ia bukan sekadar ujian biasa, tetapi ujian yang mampu menggoyahkan fondasi iman seseorang dalam waktu singkat. Oleh karena itu, setiap Muslim dituntut untuk selalu waspada, memperkuat iman, dan berpegang teguh pada ajaran Islam yang lurus.

Di tengah dunia yang semakin kompleks dan penuh tipu daya, menjaga iman bukanlah perkara mudah. Namun, dengan kesungguhan dan pertolongan Allah, setiap ujian pasti bisa dilalui. Karena pada akhirnya, yang akan selamat bukanlah yang paling kuat atau paling cerdas, tetapi yang paling teguh dalam keimanan.***

Penulis: Ruli Alqodri Mustofa, pemerhati sosial ekonomi, founder The TwinsPrime Economics and Social Studies – Cilegon Banten.

Ruli Alqodri Mustafa

Ruli Alqodri Mustafa, kolumnis, pemerhati sosial dan ekonomi, founder The TwinsPrime Economics Studies – Cilegon, Banten

Post Views: 169
In HIKMAH JUMATIn AkhirZaman , Alihsan Anyer , dakwah , Fitnah , hikmah jumat , RuliAlqodriMustafa

Post navigation

Salah, Dosa, dan Jalan Pulang kepada Allah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menjadi Mukmin yang Kuat dengan Imunisasi

On July 2, 2021July 2, 2021

Fitnah Akhir Zaman : Ujian Iman di Tengah Kaburnya Kebenaran

On June 12, 2026June 12, 2026

Salah, Dosa, dan Jalan Pulang kepada Allah

On June 5, 2026June 5, 2026

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

On May 29, 2026May 29, 2026

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

On May 22, 2026May 22, 2026

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • November 2025
  • September 2025
  • May 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • December 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • January 2021

Categories

  • HIKMAH JUMAT
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • KAJIAN ISLAM
  • PENDIDIKAN
  • PONPES AL-IHSAN
  • PROMO
  • SIRAH
  • Uncategorized

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

You May Like

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Yuk Kita Bercermin pada Hati Nurani

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Haji Ibadah Kolektif dan Inspiratif

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Antara Zikir dan Tafakur

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Pandai-pandailah Mengatur Dunia

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Dunia Ini Untukmu, dan Kamu untuk Akhirat

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On June 12, 2026June 12, 2026

Futuwwah atawa Peduli

28/04/2021- Foto-foto Kegiatan Serah Terima Bantuan dari Samora Group kepada Pondok Pesantren Al-Ihsan Anyar

https://www.youtube.com/watch?v=CgscUD4N-RU

Video Pendek Moderasi Beragama/Toleransi (Judul: "Akur")
Hak Cipta @ alihsananyer.com 2021