Dunia ini bertahan dengan keadilan meskipun kafir dan tidak akan bertahan dengan kezaliman meskipun Islam. Dalam surat Ar-Rahman ayat 7, Allah berfirman: “Allah menciptakan langit itu tinggi dan kemudian ditetapkan hukum keseimbangan.” Dalam penafsiran kita di zaman modern, kata Nurcholish Madjid (1995), kalau bumi tidak menabrak matahari, matahari tidak menabrak […]
Author: H. A. SURYANA SUDRAJAT
Resep Agar Tak Terjerat Hawa Nafsu
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hal yang kutakutkan dari umatku adalah pengumbaran hawa nafsu dan panjang lamunan. Mengumbar nafsu memalingkan manusia dari kebenaran (al-haqq), sedangkan melamun panjang membuat orang lupa kepada akhirat. Karena itu ketahuilah, melawan hawa nafsu adalah modal ibadat” (H.r Hakim dan Dailami). Ada tiga golongan manusia dalam perjuangannya melawan […]
Baiti Jannati, Rumahku adalah Surgaku
Sebuah bangunan beratap dan berdinding. Itulah rumah dalam pengertiannya yang paling sederhana. Fungsinya juga sederhana: mula-mula tempat berlindung dan berteduh sejumlah manusia, dan kemudian tempat bermukim dari musim ke musim. Dengan demikian, manusia akan terlindung dari hal-hal yang tidak diinginkan, yang bisa mengancam keberlangsungan eksistensi biologisnya. Dalam bangunan yang disebut […]
Dunia Ini Untukmu, dan Kamu untuk Akhirat
Yang mengejar akhirat mendapat akhirat dan dunia. Yang mengejar dunia cuma mendapat dunia. Itu adalah cuplikan lagu lawas dari Bimbo, yang kalau tidak salah ditulis Penyair Taufiq Ismail. Sebuah peringatan tentang kehidpan kita sekarang yang sudah dikuasai oleh nilai-nilai kebendaan atau materialisme, dimana martabat seseorang diukur dari apa yang dimilikinya. […]
Apa yang Dikagumi Aisyah pada Diri Rasulullah
“Ceritakanlah kepada kami sesuatu yang paling mengagumkan pada diri Rasulullah, menurut pengalaman Anda.” Permintaan itu diajukan ‘Atha dan Ubaid bin Umair ketika mereka mengunjungi Aisyah r.a., seperti diriwayatkan oleh Yahya bin Ya’la dari Abu Khabab. “Adakah yang beliau lakukan, yang tidak mengagumkan?” Aisyah bertanya kepada kedua tamunya, sambil menangis. “Maafkan. […]
Mengingat Kembali Makna Pendidikan
H. A. Suryana Sudrajat Apa yang membedakan manusia dari makhluk lainnya? Banyak sudah jawaban yang diberikan para ahli pikir atas pertanyaan ini. Satu di antaranya adalah bahwa manusia adalah animal educandus dan animal educandum sekaligus. Sejak keberadaannya dalam kondisi kehidupan yang primitif hingga yang paling tinggi tingkat perkembangannya, manusia adalah […]
Sebuah Jalan Lempang
H. A. Suryana Sudrajat Sebuah jalan lempang, diapit di kiri-kanan oleh dinding tinggi, punya beberapa pintu tanpa daun, hanya bertutupkan tirai. Di ujung jalan, seseorang memanggl-manggil: “Hai manusia, masuklah kalian ke sini, dan tetap berada di lajur ini. Jangan berpencar.” Sementara suara lain selalu berseru, “Jangan dibuka. Celaka. Kalau kamu […]
Hati-hati Penyakit Lidah yang Banyak Menyebar di Medsos
H.A. Suryana Sudrajat Berbicara dan menulis hakikatnya memproduksi kata-kata. Pada masa-masa sebelum orangmengenal media sosial, kebanyakan orang mengeluarkan kata-kata melalui mulut ketimbang tulisan. Sebab hanya orang-orang tertentu yang bisa nulis di koran atau dikutip omongannya di media massa. Kini orang punya kemudahaan dan keleluasaan untuk mengeluarkan kata-kata tanpa harus ngomomg […]
Menghadirkan Hati dalam Salat
H.A. SURYANA SUDRAJAT Syahdan, seorang ulama salaf, Hatim Al-Asham, pernah ditanya bagaimana cara dia menunaikan salat. Hatim pun menjawab: “Saya bertakbir dengan merenungkan hakikatnya, saya membaca ayat Alquran dengan sungguh-sungguh dan tartil, saya rukuk dengan khusyuk, saya sujud dengan merasa rendah, saya merasa surga ada disebelah kanan saya dan neraka […]
Ketika Muhammad Diasuh di Tengah Gurun
H. A. SURYANA SUDRAJAT Diasuh di tengah gurun pasir, dengan adat yang bersih dan murni, merupakan bekal bagus bagi bocah yang yatim ini. Konon peristiwa mukjizawi terjadi di sana. Sejak mengambil bayi itu, Ibu Halimah merasa mendapat berkah. Kambing ternaknya gemuk-gemuk. Air susu di tubuhnya sendiri meruah. “Tuhan telah memberkati […]
