Skip to content
May 29, 2026
Trending Tags
Alihsan Anyer hikmah jumat Suryana Sudrajat dakwah puasa Hamka MAULID NABI MUHAMMAD pendidikan
AL-IHSAN ANYER

AL-IHSAN ANYER

Media Dakwah, Pendidikan & Pengetahuan Keislaman

  • PENDIDIKAN
  • SIRAH
  • KAJIAN ISLAM
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • TENTANG KAMI
  • PONPES AL-IHSAN

Breaking News

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

Kisah Dua Sufi Perempuan

Dakwah Nabi dan Sikap Para Pembesar

Buya Hamka: Puasa adalah Proses Pendidikan Budi

 Marhaban, Ya Ramadan!

Kisah Fariduddin Attar tentang Perempuan dan Keindahannya

Dua Hari  TKA Berlangsung, Ini  Apa Kata Guru dan Peserta

HIkmah Maulid Nabi Muhammad Saw.

Muhammad Sang Pemuda

  • Home
  • 2026
  • May
  • 29
  • Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam
  • HIKMAH JUMAT

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

On May 29, 2026May 29, 2026
Ruli Alqodri Mustafa

Di tengah kehidupan modern saat ini, rokok telah menjadi sesuatu yang begitu akrab di masyarakat. Ada yang menganggapnya teman saat bekerja, pengusir penat, bahkan simbol pergaulan. Namun di balik kepulan asap itu, muncul pertanyaan penting: apakah sesuatu yang membahayakan tubuh dan mengganggu orang lain pantas dipelihara oleh seorang muslim yang ingin menjaga kesucian lahir dan batinnya?

Dalam tradisi ulama salaf, persoalan rokok bukan sekadar soal hukum halal atau haram semata, melainkan juga menyangkut adab, kebersihan jiwa, dan kecintaan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Salah satu kisah yang sering disampaikan di majelis-majelis ilmu adalah pengalaman spiritual Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi, pengarang Maulid Simtud Durar.

Dikisahkan bahwa beliau pernah menyaksikan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menunjukkan ketidaksukaan terhadap asap tembakau. Ada riwayat yang menyebut Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam memalingkan wajah dari bau dan asap tersebut. Terlepas dari bagaimana tingkat kekuatan riwayat itu diperdebatkan, kisah ini menyimpan pesan moral yang sangat mendalam: seorang pecinta Nabi tentu akan berusaha menjauhi apa saja yang tidak disukai oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.

Habib Ali al-Habsyi dikenal sebagai ulama besar yang hatinya dipenuhi cinta kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam. Kehidupan beliau dipenuhi zikir, shalawat, dan dakwah kelembutan. Maka ketika seorang wali Allah memberi isyarat agar umat berhati-hati terhadap tembakau, tentu hal itu bukan semata persoalan duniawi, tetapi juga persoalan kebersihan ruhani.

Pandangan serupa juga ditemukan pada banyak ulama dan habaib terdahulu. Di Hadramaut, misalnya, terdapat kisah Habib Husin bin Syekh Abu Bakar bin Salim yang memerintahkan agar tembakau dibuang dan dibakar karena ketidaksukaannya terhadap benda tersebut. Sikap tegas seperti ini lahir dari kesadaran bahwa Islam mengajarkan penjagaan terhadap tubuh sebagai amanah dari Allah Subhanahu Wa’Ta’ala.

Al-Qur’an mengingatkan:

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”
(QS. Al-Baqarah: 195)

Ayat ini menjadi dasar penting bahwa seorang muslim diperintahkan menjaga kesehatan dan menghindari hal-hal yang membawa mudharat. Dalam konteks sekarang, dampak buruk rokok terhadap kesehatan sudah sangat jelas. Penyakit paru-paru, jantung, hingga gangguan pernapasan menjadi ancaman nyata, bukan hanya bagi perokok tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Ironisnya, banyak orang sebenarnya sadar akan bahaya rokok, tetapi sulit melepaskannya karena sudah menjadi kebiasaan dan ketergantungan. Di sinilah pentingnya pendekatan hati, bukan sekadar celaan. Islam tidak datang untuk menghukum manusia, tetapi membimbingnya menuju kebaikan sedikit demi sedikit.

Meninggalkan rokok bukan hanya soal hidup lebih sehat, melainkan juga latihan mengendalikan hawa nafsu. Ketika seseorang mampu menahan keinginan yang merugikan dirinya, sesungguhnya ia sedang belajar memperkuat iman dan kedisiplinan diri.

Lebih dari itu, menjaga mulut dan tubuh dari bau yang tidak sedap juga termasuk bentuk penghormatan terhadap ibadah dan majelis ilmu. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bahkan pernah menegur orang yang memakan bawang mentah agar tidak mendekati masjid karena aromanya mengganggu. Jika bau bawang saja diperhatikan, maka asap rokok yang jauh lebih menyengat tentu layak menjadi renungan bersama.

Pada akhirnya, kisah Habib Ali al-Habsyi bukanlah sekadar cerita karamah ulama, tetapi undangan untuk bercermin. Seberapa besar cinta kita kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam? Apakah cinta itu hanya di lisan melalui shalawat, atau juga diwujudkan dengan usaha meninggalkan hal-hal yang tidak beliau sukai?

Menjadi muslim yang baik bukan berarti harus langsung sempurna. Namun setidaknya, kita memiliki keinginan untuk terus memperbaiki diri. Dan mungkin, salah satu langkah kecil menuju hidup yang lebih bersih, sehat, dan bercahaya dimulai dari keberanian untuk berkata: “Saya ingin berhenti.”***

Penulis: Ruli Alqodri Mustafa, kolumnis, pemerhati sosial dan ekonomi, founder The TwinsPrime Economics Studies – Cilegon, Banten

Ruli Alqodri Mustafa

Ruli Alqodri Mustafa, kolumnis, pemerhati sosial dan ekonomi, founder The TwinsPrime Economics Studies – Cilegon, Banten

Post Views: 218
In HIKMAH JUMATIn Alihsan Anyer , BahayaRokok , CintaKepadaRasul , hikmah jumat , Rokok , RuliAlqodriMustafa

Post navigation

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menjadi Mukmin yang Kuat dengan Imunisasi

On July 2, 2021July 2, 2021

Rokok, Kesadaran Jiwa, dan Cinta kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam

On May 29, 2026May 29, 2026

Inilah Siratal Mustakim yang Digambarkan  Rasulullah Saw

On May 22, 2026May 22, 2026

Kisah Dua Sufi Perempuan

On May 8, 2026May 8, 2026

Dakwah Nabi dan Sikap Para Pembesar

On April 24, 2026April 24, 2026

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • November 2025
  • September 2025
  • May 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • December 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • January 2021

Categories

  • HIKMAH JUMAT
  • ILMU DAN TEKNOLOGI
  • KAJIAN ISLAM
  • PENDIDIKAN
  • PONPES AL-IHSAN
  • PROMO
  • SIRAH
  • Uncategorized

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

You May Like

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Tidak Ada Kata Boros untuk  Kebaikan

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Dakwah Nabi dan Sikap Para Pembesar

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Kisah Dua Sufi Perempuan

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Dunia Ini Untukmu, dan Kamu untuk Akhirat

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Menjadikan Zakat sebagai Akhlak Sosial

  • HIKMAH JUMAT
Ruli Alqodri Mustafa
On May 29, 2026May 29, 2026

Mengapa Nabi Sangat Menyukai Puasa 10 Terakhir

28/04/2021- Foto-foto Kegiatan Serah Terima Bantuan dari Samora Group kepada Pondok Pesantren Al-Ihsan Anyar

https://www.youtube.com/watch?v=CgscUD4N-RU

Video Pendek Moderasi Beragama/Toleransi (Judul: "Akur")
Hak Cipta @ alihsananyer.com 2021